About

Selasa, 13 November 2012

Jantung Bukan Sekedar Pompa





               Kita semua tentu maklum jantung adalah organ yang sangat penting dalam tubuh kita, yakni untuk memompa darah agar beredar ke seluruh tubuh. Namun, ternyata jantung bukan Cuma mengempis atau menggelembung untuk memompa.jantung juga berhubungan dengan elektrokimia, yakni bagaimana sinyal kimia berubah menjadi sinyal listrik. Bagaimana pula dengan alat pacu jantung, apa fungsinya ?
            Jantung merupakan organ yang sangat efisien dan tangguh. Rata-rata pada orang dewasa normal setiap menit jantung memompa 5 liter darah, dan kalau sedang olahraga dapat meningkat menjadi 25 liter/menit. Katup jantung harus membuka dan menutup 70-80 kali per menit. Alat pemompa ini bekerja tanpa kenal lelah sepanjang usia hidup manusiabahkan tanpa perawatan rutin ataun turun mesin. Dua abad yang lalu dua kimiawan, Luigina Galvani dan Alessandro Volta, mempelajari jantung dan menemukan bahwa kontraksi jantung dan juga impuls saraf di seluruh tubh kita dikontrol oleh gejala listrik. Pulsa listrik yang menyebabkan denyut jantung merupakan kombinasi yang unik dari elektrokimia dan sifat membran sel yang semipermiabel.
            Menjelang akhir tahun 1800-an, ilmuwan menemukan bahwa pulsa listrik yang menyebabkan jantung berdenyut ternyata cukup kuat untuk dapat dideteksi di permukaan tubuh. Pengamatan ini menjadi dasar elektrokardiografi (EKG). Augustus Waller adalah orang pertama yang secara sistematis mempelajari sinyal listrik jantung. Terobosan penting dibuat oleh Einthoven di Belanda yang menggunakan galvanometer yang lebih sensitif dari alat yang digunakan Waller. Einthoven dianugerahi Nobel Kedokteran 1924 untuk penemuan EKG. EKG adalah cara memonitor kerja jantung tanpa harus membedah tubuh.EKG dilakukan dengan menempelkan rangkaian elektroda pada kulit untuk mengukur perubahan potensial saat jantung berdenyut.
            Alat pacu jantung adalah alat medis yang didesain untuk mengatur denyut jantung. Alat ini digunakan bila sel pacu jantung tidak cukup cepat atau bila ada penyumbatan dalam sistem penghantar listrik yang menghalangi penghantaran sinyal lisrik. Alat pacu jantung di luar tubuh pertama dibuat oleh John Hopps pada tahun 1950.
Pada tahun 1958 tim dokter di Swedia mendesai alat pacu yang dapat diimplantasikan dalam tubuh walaupun hanya dapat bertahan 3 jam. Sejak saat itu alat ini berkembang sehingga sekarang orang dengan alat pacu jantung dapat bertahan hidup berpuluh-puluh tahun.



Ismunandar Dosen Kimia di FMIPA ITB (Sumber : Kompas)

0 komentar:

Labels

Materi (5) Mikroskop (1)

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.